7 TIPS MEMBUAT BANNER ATAU SPANDUK

Sahabat basmar academy, semoga dalam kehidupan ini kita dapat selalu memberi ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat serta menjadi lahan untuk selalu berbagi pengalaman.
Ngombrol tentang banner, pada prinsipnya kita bagi dua itu,…ada yang vertikal banner (umbul-umbul, x banner dll) dan ada juga disebut dengan horisontal banner (spanduk). Tim basmar academy kali ini akan berbagi tips tentang pembuatan banner, khusus bagi kamu yang sering membuat kegiatan atau ingin promosi bisnis kamu, namun belum banyak mengetahui bagaimana membuatnya biar terlihat menarik.

  1. BEDAKAN BANNER DALAM RUANG DAN LUAR RUANG
    Nah, kamu mesti paham, bahwa cahaya, sangat berpengaruh terhadap hasil media, makanya kamu kudu mastiin dulu, apakah banner yang ingin dipasang diletakkan diluar ruangan atau di dalam ruangan.
    Jika di dalam ruangan maka, banner tersebut harus memperhitungkan cahaya dalam ruangan, jika cahaya lampu kurang terang, maka jangan menggunakan warna dasar banner yang gelap, biasanya banner semacam ini kamu buat sebagai Backdrop (spanduk kegiatan), tentu pemilihan warna harus dipertimbangkan agar tidak terlihat suram. Sebaliknya, jika banner diletakkan di luar ruangan, kamu akan terbantu dengan cahaya alam (matahari), sehingga pemilihan warna gelap masih dapat di tolerir.
  2. JANGAN RAMAI DENGAN TULISAN
    Banner media informasi yang kadang efektifitas target yang ingin di capai gampang-gampang susah, untuk itu, dalam pembuatannya jangan terlalu banyak kata-kata yang mengisi banner tersebut, cukup sederhana saja, terutama banner untuk luar ruangan, semakin sederhana kata yang ingin dibuat, sebenarnya semakin menarik.
    Sebagai contoh, ada kamu lihat banner penerimaan siswa baru, tidak perlu dibuatkan semua informasi banner sebagaimana yang ada di pamflet, akhirnya orang akan bingung membacanya, karena waktu untuk melihat spanduk jenis ini tidak lama, maka kesederhanaan informasi menjadi penting.
    Banner yang menarik Cukup membuat kata-kata yang singkat namun membuat penasaran audiens, demikian halnya dengan susunan kata-katanya, buatlah semenarik mungkin, dan tegas saja.
  3. PERHITUNGKAN PENEMPATAN LOGO/ILUSTRASI
    Jika pada banner yang ingin kamu buat, ada logo atau ilustrasi gambar, maka perhitungkan penempatannya secara baik, jika horisontal banner biasanaya logo diletakkan di bagian kiri atau kanan, namun untuk x-banner atau vertical banner disarankan logo di letakkan di bagian atas, sehingga mudah terlihat.
    Usahakan logo yang dibuat terpisah secara frontal, agar informasi yang disampaikan tidak diganggu oleh bentuk logo, apalagi jika spanduk tersebut di dukung oleh beberapa lembaga atau perusahaan, maka pertimbangan ukuran dan penempatan logo harus matang.
    Usahakan logo yang dibuat jangan kabur bahkan gambarnya pecah (DPI nya terlalu rendah), untuk itu, disarankan untuk membuat banner (mis. Program corel draw) dalam ukuran yang sebenarnya, sehingga sudah dipantau apakah hasil akhirnya gambar atau tulisannya sesuai dengan harapan (nggak pecah).
  4. BERANI GUNAKAN WARNA YANG KONTRAS
    Sahabat basmar academy, untuk media banner penggunaan warna-warna kontras harus lebih berani tapi tetap menjaga irama dan komposisi sehingga nggak terlihat norak. Namun dalam beberapa kasus, biasanya penggunaan warna disesuikan dengan ciri khas suatu perusahaan atau lembaga.
    Warna kontras yang saya maksudkan disini adalah, penggunaan warna terang dan gelap harus terpasang secara baik, mislakan tulisannya berwarna terang, maka diusahakan dasarnya dibuat dengan warna gelap.
    Gunakan warna yang kontras dengan ruangan atau situasi lingkungan sekitarnya, misalkan banner kamu pasang di daerah yang banyak pohon dan daun hijau, maka hindari warna yang sesuai dengan lingkungannya, jangan menggunakan warna hijau daun atau coklat, demikian juga jika banner dipasang dalam ruangan, pertimbangan cat ruangan dengan warna dasar banner.
  5. GUNAKAN FONT YANG JELAS DAN BESAR
    Jangan menggunakan font yang ukuran size nya kecil, hal ini menyebabkan tidak terbacanya informasi yang tertulis di banner. Termasuk hindari font yang kesannya terlalu ‘nyeni’ atau banyak variasinya.
    Lebih baik kamu menggunakan jenis font yang tegas-tegas saja, yang penting terbaca dalam jarak jauh, karena fungsinya memang untuk dibaca, bukan hiasan semata….
  6. PERTIMBANGKAN UKURAN YANG TEPAT
    Dua hal yang perlu diperhatikan saat memilih Ukuran banner, pertama harus disesuikan dengan tempat pemasangannya dan kedua banyaknya informasi yang ingin disampaikan dalam media banner.
    Jika ditempatkan di luar ruangan, harus juga diperhitungkan dimana diletakkan, sebagai contoh saat ini ketika beberapa calon legislatif membuat media banner karena tidak memperhitungkan penempatan, akhirnya terlihat tidak cocok atau bahkan terkesan dipaksakan penempatannya.
    Ukuran dari spanduk yang akan dihasilkan. Ukuran menjadi hal yang utama karena kesalahan, bahkan sedikit saja, pada ukuran spanduk yang kamu desain akan mengacaukan segalanya ketika dicetak, bisa jadi tidak pas, kurang rapi, gambarnya pecah, dan lain-lain. Jangan buat perbandingan, jika kamu memang akan mendesain spanduk ukuran 6 x 4 meter, tulis apa adanya, tidak perlu pakai perbandingan 3:2.
  7. KETELITIAN KATA-KATA
    Salah satu hal yang mungkin masih disepelekan oleh banyak pembuat desain spanduk adalah ketelitian. Hal ini termasuk dengan kesalahan ejaan atau tulisan yang bisa jadi menjurus pada intepretasi lain yang mungkin melenceng jauh dari tujuan utama pesan spanduk tersebut. Padahal, ketika sudah dicetak, tentu saja spanduk sudah tidak bisa diperbaiki.
    Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat banner, tentu banyak hal lainnya yang menjadi pertimbangan agar Banner terlihat menarik. Termasuk Ketika mengedit atau membuat juga mengerjakan desain harus menggunakan format warna CMYK sekali lagi CMYK karena hukumnya Wajib untuk printing atau percetakan.
    Salam kreatif
    Tetap berkarya
    @Baso Marannu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *