BENARKAH, PERCETAKAN “SERING” INGKAR JANJI?

Suatu waktu saya bertemu dengan seseorang yang marah-marah di suatu tempat percetakan, “mbak, kan kemarin janjinya cetakan saya hari ini selesai, kok belum jadi?”, begitulah kira-kira ungkapan kekesalan klien terhadap pelayanan percetakan, mungkin juga kamu pernah mengalaminya.
Benarkah, umumnya percetakan kadang tidak menepati janji untuk menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan waktu yang disepakati? Apakah benar persepsi masyarakat bahwa percetakan (advertising) kadang “ingkar” janji?

Sahabat basmaracademy, saya mencoba mengulas permasalahan ketepatan waktu untuk pemesanan dan pekerjaan media grafis dari dua sudut pandang. Pertama dari pihak percetakan (advertising) dan yang kedua dari pihak pemesan (customer).

PIHAK PERCETAKAN
Memang tidak dipungkiri bahwa ada beberapa percetakan yang terkadang selalu mengingkari kesepakatan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang dipesan oleh customer, jika memang kedisiplinan untuk memuaskan pelanggan diabaikan, memang pihak percetakan patut disalahkan, namun ada beberapa hal yang perlu diketahui bagaimana kerja-kerja dunia percetakan saat ini.

  1. KEMAMPUAN MESIN CETAK
    Perlu dikatahui bahwa ada beberapa jenis mesin cetak (bukan digital print) yang proses pencetakannya memerlukan waktu dan ketelitian yang tinggi, apalagi jika perusahaan percetakan tersebut mempunyai order cetakan yang banyak, maka perlu manajemen produksi yang ekstra ketat.
    Misalkan Anda mencetak dalam jumlah yang besar, maka dalam prosesnya cetakannya terkadang warna yang dihasilkan berbeda dan mesin sedikit bergerak, dengan demikian maka pengaturan warna akan ditata kembali, sehingga hasilnya sama untuk semua cetakan, termasuk saat stelan mesin berubah, ini juga menyebabkan hasil cetakan tidak sempurna, bagi mereka yang bergelut di bagian produksi cetakan, tidak mungkin Anda dikecewakan dengan hasil cetakan yang tidak optimal, untuk itu terkadang terjadi keterlambatan penyelesaian, tentu bagian CS (Customer Service) tidak mungkin menjelaskan sedetil itu, karena sangat teknis, dan hanya bagian produksi yang memahaminya.
    Perkembangan digital print saat ini, mencoba mengatasi hal tersebut bahkan dapat mencetak dengan jumlah sedikit, namun lagi-lagi jika mesin dipaksa bekerja dengan intensitas tinggi, maka konsekuensinya, mesin akan cepat rusak, nah ini juga mesti dipahami oleh pelanggan.
  2. KOMUNIKASI ANTARA CS DAN BAGIAN PRODUKSI
    Persoalan inilah yang sering terjadi, terkadang kesepakatan waktu antara CS dengan pelanggan untuk menyelesaikan order cetakan, tidak dikonfirmasi ulang dengan bagian produksi apakah mampu menyelesaikan cetakan yang diorder sesuai dengan waktu, kondisi ini karena mereka dituntut untuk banyak pelanggan (banyak cetakan) namun tidak melihat kondisi dan kemampuan mesin cetak.
    Untuk itu disarankan bagian CS jangan menjanjikan waktu penyelesaian cetakan sebelum mengkonfirmasi bagian produksi, agar tidak ada yang disalahkan, kerjasama antara bagian penerima order dan bagian yang bertanggungjawab di produksi cetakan harus terjalin dengan baik. Kesalahpahaman ini menyebabkan customer kecewa, dan berakibat pelanggan sebuah percetakan akan pindah ke percetakan lainnya yang memberikan pelayanan lebih baik dan lebih tepat waktu.

PIHAK PEMESAN (CUSTOMER)
Kesalahan sering ditujukan pada perusahaan percetakan (advertising) padahal tidak selamanya mereka yang salah, terkadang justru pihak pemesan yang menyebabkan percetakan “ingkar janji” sebagai contoh, CS sudah memberikan penjelasan bahwa cetakan ini perlu di desain ulang, kemudian perlu di konfirmasi balik, apakah desainnya sudah cocok, tapi pihak pemesan justru mengabaikan hal-hal kecil semacam ini termasuk memaksa pihak percetakan untuk menetapkan deadline cetakan selesai, beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk memesan cetakan diantaranya:

  1. JANGAN MENDESAK MAU CEPAT SELESAI
    Kejadian umum saya perhatikan, bahwa para pemesan barang cetakan di perusahaan percetakan sering buru-buru, mereka pengennya cepat selesai, padahal bukan hanya Anda yang memesan cetakan masih banyak pelanggan lainnya yang juga mebutuhkan pelayanan cetakan, untuk itu perlu mempertimbangkan rentangan waktu yang logis, sebelum Anda memesannya.
    Kadang yang menentukan waktu secara ketat justru pelanggan, padahal hal ini perlu dikomunikasikan dengan bagian pra produksi (desain) kemudian produksi (cetakan) dan finishing produksi, Anda pasti kecewa jika hanya mendesak bagian CS, apalgi saat ini hanya memesan lewat telepon atau di WA, kemungkinan besar akan terjadi kesalahpahaman.
  2. INGIN CEPAT, TAPI NGGAK MAU BAYAR EKSTRA Kejadian lucu, sebenarnya justru terbalik, sudah mintanya cetakan cepat selesai, tapi juga meminta discount harga yang besar…ini namanya ingin enak sendiri, he..he…Pelanggan juga harus memahami bahwa pesan yang cepat tentu berbeda dengan pemesanan yang disesuaikan dengan kesiapan bagian produksi.Jika ingin pemesanan Anda sesuai dengan waktu, ada rahasianya, usahakan dua atau tiga hari sebelum deadline pekerjaan itu, sempatkan menelepon bagian penerima order, apakah cetakan Anda sudah selesai. Dengan mengingatkan pesanan cetakan Anda ke bagian order, maka hal ini akan memperkecil kekecewaan Anda akan cetakan yang tidak tepat waktu, bagaimana…silahkan Anda mencoba, semoga pemesan tidak kecewa, dan perusahaan percetakan tidak lagi “ingkar janji”.

Salam kreatif, tetap berkarya!
Baso Marannu.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *