GRATIS! Gaya Promosi Radikal

Sahabat Basmaracademy, pada perkembangan bisnis saat ini, berbagai cara digunakan untuk mempromosikan produk mereka, salah satunya kata “gratis”, tentu dipikiran konsumen, istilah ini seolah-olah tidak ada biaya yang dikeluarkan, baik untuk berbentuk jasa maupun barang. Beberapa istilah gratis, memang benar-benar gratis, namun ada juga yang sebenarnya tidak benar-benar gratis.
Sebagai contoh “Beli satu gratis satu” ini merupakan cara lain untuk mengatakan bahwa diskon 50% bila Kamu membeli dua, “Bonus Gratis dalam kemasan” hanyalah berarti bahwa biaya untuk bonus itu sudah dimasukkan ke dalam harga produk secara keseluruhan. “Gratis ongkos kirim” itu berarti bahwa harga pengiriman telah dihitung ke dalam komponen biaya produk.

Jadi sebenarnya kata “gratis” tidak selamanya benar-benar tanpa biaya dikeluarkan. Apalagi saat ini Dalam perekonomian digital sistem ini disebut sebagai “subsidi silang”. Kemudian istilah ‘gratis’ ini yang sebenarnya subsidi silang lebih diperhalus, contoh blog itu gratis, pembuatan email gratis, unduh program di play store itu gratis, yang juga tidak memiliki iklan, pertanyaannya apa benar-benar gratis? Sebenarnya sebagai imbalan konten gratis, perhatian yang kamu berikan kepada blogger lewat kunjungan ke-Blog-nya atau sebuah link, akan meningkatkan reputasinya, dan dengan reputasi ini sebenarnya dapat berubah menjadi uang tunai, bahkan saat ini kita mengenal dengan istilah ‘uang digital’
Dalam kategori subsidi silang, menurut Cris Anderson, model-model gratis cenderung dibagi ke dalam empat kategori utama (2010)

  1. GRATIS 1 ; SUBSIDI SILANG LANGSUNG
    Yang digratiskan adalah setiap produk yang menggoda Anda untuk membeli sesuatu yang lain, gratis ini di peruntukkan untuk setiap orang yang pada akhirnya bersedia membayar dengan berbagai cara, sebagai contoh kartu kredit Anda gratis karena bank mendapatkan uang dari biaya yang dikenakannya kepada pengecer tempat Anda melakukan pembelian, dan pada akhirnya mereka akan memindahkan kembali biaya itu kepada Anda, terutama saat Anda tidak membayar tagihan Anda pada akhir bulan, dalam bentuk bunga tagihan keterlambatan.
  2. GRATIS 2 : PASAR TRIPARTIS.
    Yang digratiskan biasanya konten jasa, perangkat lunak atau bisnis digital dan diperuntukkan oleh siapa saja. Bisnis ini paling berkembang saat ini, karena tripartis itu melibatkan tiga pihak. Dari sini ada pihak ketiga yang mebayar untuk ikut serta dalam pasar yang diciptakan oleh pertukaran di antara dua pihak pertama, gambaran sederhanya adalah, apakah selama ini kita membayar saat nonton TV (kecuali TV berbayar), atau mendengarkan radio, atau mebmuka website, jadi sebenarnya yang membayar adalah pihak ketiga, biasanya dalam bentuk iklan.
  3. GRATIS 3 : PREMIUM
    Jenis gratis ini adalah sesutau yang gratis yang disesuaikan dengan versi premium yang berbayar, dan digratiskan untuk pengguna yang menggunakan fungsi mendasar.
    Model bisnis semacam ini popular dibisnis teknologi digital, seperti aplikasi program di WEB, misalkan Anda ingin menggunakan aplikasi grafis di komputer, maka Anda dapat menggunakan versi gratis, yang berlaku hanya untuk 3 bulan, namun setelah itu Anda disarankan menggunakan versi “pro” yang berbayar.
  4. GRATIS 4 : PASAR NON-MONETER
    Jenis gratis ini diberikan kepada setiap hal yang dibagikan secara gratis tanpa mengharapkan pembayaran dan diberikan kepada setiap orang. Hal ini termasuk kedermawanan beberapa perusahaan yang ingin mengembangkan ilmu dan pengetahuan, termasuk wawasan kepada semua orang.

Keempat jenis gratis ini yang terus dikembangkan, namun berbagai cara digunakan berbagai perusahaan agar memberikan daya tarik promosi untuk pengembangan usaha mereka.
Yang paling sulit ditebak pola promosi gratis yang ditawarkan adalah jenis bisnis startup, karena sistem subsidi silang yang diterapkan sangat halus dan nyaris tidak bisa ditebak, dari mana keuntungan yang diperoleh, khususnya orang awam yang kurang memahami sistem marketing yang diterapkannya.
Semoga, informasi ini memberikan penjelasan bahwa dari sekian banyak sistem Gratis yang ditawarkan suatu perusahaan pada prinsipnya tetap di bayarkan namun konsumen tidak merasakan dan menyadari bahwa produk jasa atau barang yang ditawarkan tidak benar-benar gratis, inilah disebutkan dengan gaya promosi yang radikal, dan tanpa disadari telah mengubah gaya hidup kita dalam menggunakan produk atau jasa,

Salam Kreatif, Terus Berkarya,
Baso Marann

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *