Makna Penggunaan Typografi “SANS SERIF”

Sahabat basmaracademy, lanjutan dari tulisan-tulisan sebelumnya mengenai varian typografi secara umum tentu pada perkembangannya terus mengalami peningkatan dari segi jumlah, terutama dukungan teknologi komputer saat ini. Namun sebelum kita menjelaskan lebih jauh, tentang typografi jenis Sans serif, maka ada hal yang penting kita ketahui bersama. Pertama kemudahan membaca atau mengenali huruf yang dimasudkan pertama (legibility), dan kedua keterbacaan.
Legibility adalah tingkat kemudahan mata mengenali suatu tulisan tanpa harus bersusah payah, jangan sampai yang membaca terlihat kesulitan. Untuk menghindari hal tersebut maka Hal ini bisa ditentukan oleh (1) Kerumitan desain huruf, seperti penggunaan serif, kontras stroke, dan sebagainya, terutama perbedaan ukurannya; (2) Penggunaan warna, dengan mengoptimalkan komposisi warna pada font yang digunakan akan mempermudah dalam membaca; (3) Frekuensi pengamat menemui huruf tersebut dalam kehidupan sehari-hari, artinya semakin akrab pembaca dengan jenis font tersebut, maka semakin mudah mereka membacanya.
Keterbacaan adalah tingkat kenyamanan suatu susunan huruf saat dibaca, kenyamanan yang dimaksudkan adalah pembaca tidak bingung dari susunan huruf yang di desain, termasuk penggabungan dari beberapa varian huruf. Tingkat keterbacaan dipengaruhi oleh: (1) Jenis huruf, semakin banyak jenis huruf yang digunakan maka pembaca juga terkadang tidak nyaman; (2) Ukuran, semakin beragam ukuran, untuk desain tertentu juga menyebabkan pembaca tidak nyaman, maka disarankan tidak berlebihan untuk mengkomposisikan dari segi ukuran font. (3) Pengaturan, termasuk di dalamnya alur, spasi, kerning, perataan, dan sebagainya; (4) Kontras warna terhadap latar belakang, semakin kontras, sebenarnya semakin baik, sehingga keterbacaan huruf semakin mudah dibedakan.
Dalam dunia desain, TIPOGRAFI Tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi tertulis / text, namun dapat menjadi bagian elemen ilustrasi / visual sebagai pelengkap desain
Berkaitan dengan Huruf yang berada di bawah keluarga Sans Serif hampir mirip dengan huruf yang berada di bawah keluarga Roman, hanya saja jenis huruf ini tidak memiliki sirip di ujung.
Ketebalan hurufnya pun tidak tebal tipis, melainkan solid. Kesan yang ditimbulkan jenis huruf ini adalah modern, kontemporer, dan efisien. Bisa dibilang huruf di kategori Sans Serif merupakan versi modern dari Roman. Jenis font yang ada di kategori Sans Serif adalah Arial, Century Gothic, Futura, Helvetica, Lucida Grande, Trebuchet MS, dan Verdana.
Untuk itu disarankan untuk tetap memperhatikan karakter jenis ini ketika membuat media visual, terutama tulisan yang menginginkan informasi yang jelas, namun tetap dapat di variasikan dengan jenis typografi lainnya, dengan syarat jangan berlebihan dan jangan menggunakan barbagai jenis font dalam satu desain utuh.

Salam Kreatif
Baso Marannu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *