MENGAPA WARNA PINK IDENTIK DENGAN PEREMPUAN DAN BIRU COCOK UNTUK LAKI-LAKI

Sahabat basmaracademy, kali ini saya akan membahas persoalan warna yang sering kita pertanyakan, walaupun ini sudah umum berlaku di masyarakat, tapi jawabannya selalu saja berbeda.

Dua warna yang menjadi sorotan saya, yakni warna pink dan Biru, ternyata pada perkembangannya warna juga sudah memiliki jenis kelamin, tapi tentu saja ini bukan kemutlakan, karena ada saja seorang pria yang menyukai warna Pink, dan sebaliknya perempuan gemar menggunakan warna biru.

Jujur ini sebenarnya strategi pemasaran, dan dijadikan sebagai promosi untuk produk-produk tertentu, Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sejarawan dari University of Maryland, Jo Paoletti, memaparkan, sampai abad ke-19 akhir, sebenarnya tak ada pelabelan yang mengharuskan perempuan identik dengan pink atau laki-laki identik dengan biru, konon tren warna yang di sesuaikan dengan jenis kelamin itu muncul sekitar abad ke-20, dan yang membuat popular itu di negeri paman sam.

Kala itu, di toko-toko yang menjual perlengkapan bayi, mulai beredar baju dan aksesori khusus untuk laki-laki dan perempuan yang dipilah berdasarkan warna. Hal itu diperkuat dengan tanggapan sosiolog dari University of Maryland, Philip Cohen, yang menuturkan bahwa pemilahan warna untuk gender merupakan satu dari sekian banyak strategi pasar. Hal itu bersangkutan dengan dunia bisnis, jadi kita hingga saat ini, sebenarnya sudah termasuk korban dunia bisnis.

Padahal dalam beberapa peristiwa sebelumnya, menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh majalah profesional Earnshaw’s Infant Department menyarankan supaya perempuan memakai warna biru. Hal ini terjadi lantaran dianggap lebih halus, sedangkan laki-laki memakai warna pink karena memiliki kesan yang tajam. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

Pasca-perang dunia kedua, simbol untuk laki-laki dan perempuan ini berubah. Tepatnya pada waktu Amerika Serikat memiliki presiden dengan Dwight Eisenhower dengan ibu negara Mamie Eisenhower. Si ibu Negara pun menampilkan diri di hadapan publik mengenakan gaun pesta berwarna merah muda bertahta.

Apa yang Kamu rasakan ketika melihat benda atau sesuatu yang berwarna merah muda alias pink? Terutama menyangkut dunia fashion, Banyak orang yang akan langsung mengasumsikan warna tersebut adalah warna yang sangat feminim. Selain itu juga mengingatkan pikiran tentang sesuatu yang romantis. Nah, kalo demikian mari kita telaah beberapa makna yang lebih mendalam, tentang warna PINK.

PINK merupakan warna yang menunjukkan rasa cinta dan keromantisan, bahkan warna pink memiliki efek menenangkan. PINK biasanya menjadi warna yang mendeskripsikan kefeminiman. Sehingga melekat dengan karakter lemah lembut, kasih sayang, dan belas kasih.
warna pink biasanya menggambarkan keceriaan yang lebih emosional. Ceria namun tidak heboh. Ceria namun memberi ketenangan. Biasanya penyuka warna pink menjadi lebih bersahabat dengan orang lain. Ia tidak pernah merasa sendiri dan disenangi banyak orang, karena itu digandrungi wanita.

Seseorang yang menyukai warna pink biasanya merasa lebih kreatif dan mampu menyalurkan ide-idenya melalui warna itu termasuk bersemangat dan mampu menarik perhatian banyak orang dengan kepribadiannya

Kalo biru bagaimana? Sebenarnya warna biru termasuk ke dalam warna yang disukai oleh kedua gender dari segala umur. Namun, rupanya ketertarikan pria terhadap warna biru lebih besar dibandingkan dengan wanita. Warna biru memiliki pengaruh yang menenangkan yang membuatnya menjadi warna yang popular bagi kedua gender, pria dan wanita.

Warna biru juga melambangkan kepercayaan, kejujuran, kemurnian, ketenangan dan kesetiaan. Pria yang menyukai warna biru diharapkan memiliki berbagai karakter positif tersebut. Mengingat banyaknya kesan positif yang melekat pada warna biru, maka menjadi wajar jika warna ini adalah yang paling popular bagi pria. Dari sisi pemilihan warna untuk pakaian, memilih warna biru relative aman bagi pria.

Namun sekali lagi ini hanya berlaku beberapa orang saja, karena saat ini dengan perkembangan desain dan trend dunia kreatif, maka persoalan warna menjadi hal yang umum saja, bahkan warna sudah tidak mematok untuk jenis kelamin tertentu, semua dianggap sama dan tergantung situasi dan kondisi menggunakannya.

Salam Kreatif, tetap berkarya
Baso Marannu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *