MINGGU TENANG MASA KAMPANYE, PERUSAHAAN PERCETAKAN NGGA TENANG!

Eforia menjelang pemilihan presiden dan calon legislatif semakin memanas, terutama di media sosial, walaupun tadi malam depat kelima calon presiden dan wakil presiden menjadi debat terakhir sekaligus diumumkannya minggu tenang.

Namun ada yang menarik, dari pemilu yang akan di laksanakan tanggal 17 April 2019 ini, terutama perusahaan periklanan (advertising) yang konon katanya “panen” order. Tapi apakah benar mereka panen orderan atau malah sebaliknya, mereka justru getir-getir terutama beberapa calon legislatif yang belum melunasi sisa pembayaran cetakan media promosi (alat peraga kampanye) yang telah dipesan sebelumnya. Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa masih ada caleg yang masih berhutang di percetakan, hanya saja mereka malu berterus terang, dan pihak percetakan juga menjaga nama baik caleg.

“Kami Dilema”, itulah keluhan yang dirasakan oleh pihak percetakan, disisi lain pihak percetakan ingin membantu dan mengambil keuntungan, namun dilain pihak kadang ada rasa “sungkan” untuk menagih sisa dari pembayaran, apalagi kliennya belum jelas terpilih atau tidak, nah…yang risiko kalo calegnya nggak terpilih… ya..sudah terima nasib saja. Bahkan yang lebih menyedihkan lagi, kadang HP yang biasa digunakan oleh klien sudah tidak dapat dihubungi…

Untuk itu, buat Caleg yang sudah di bantu oleh pihak percetakan, dan masih menyisakan utang alat peraga kampanye, segeralah melunasinya, karena mereka butuh dana untuk membayar karyawannya, butuh modal untuk produksi lainnya, dan biasanya pihak percetakan juga masih berhutang dengan pihak lainnya (Perusahaan kertas, tinta cetak, kaos, vinyl dll) bayangkan jika para caleg tidak membayar sisa pembayarannya, bisa-bisa perusahaan percetakan banyak yang gulung tikar…

Berikan kepastian yang jelas dengan pihak percetakan, kapan caleg bisa menulasinya, karena kedepan, sebenarnya kamu masih membutuhkan jasa percetakan.

Hati-hati, doa orang teraniaya itu makbul loh…hehehe, bayangkan menjelang tanggal 17 april 2019, karena karyawan percetakan sakit hati gajinya nggak diberikan lantaran order caleg nggak dibayarkan, mereka berdoa, caleg tersebut nggak terpilih. Kan caleg juga yang rugi, udah banyak ngeluarin duit bikin alat peraga kampanye, tapi nggak terpilih. Maka saya sarankan segera lunasi utang Anda di percetakan sebelum tanggal 17 April 2019, dan saya juga mendoakan Insya Allah Anda terpilih.

Hari ini, semua Alat Peraga Kampanye di turunkan oleh Bawaslu, nah bisa dibayangkan berapa “Sampah Visual” yang tertimbun di kantor Bawaslu, termasuk “sampah Visual” yang dengan setianya ‘menjaga’ pohon-pohon…hehehe. Kita berharap semua niatan baik dari caleg untuk menjadi wakil rakyat juga diiringi dengan tetap menyelesaikan tanggungjawabnya di percetakan.

Salam kreatif, tetap berkarya,
Baso Marannu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *