TAMPLATE GRATIS, DESAIN GRAFIS MEMBUNUH ATAU MEMBANGKITKAN KREATIVITAS???

Perkembangan teknologi saat ini membuat para Desain grafis memiliki kesempatan yang luas untuk mengembangkan keterampilan dan karirnya, satu hal yang menarik dari kreativitas para desainer grafis adalah menyiapkan template grafis atau desain grafis yang siap saji, hanya dengan mengubah beberapa hal maka dalam waktu yang tidak lama karya grafis sudah dapat diselesaikan.
Misalkan ada perusahaan grafis yang menyediakan berbagai macam tamplate logo dalam bentuk online kita hanya mengantikan nama dan jenis fontnya maka dalam waktu sesaat karya logo suatu perusahaan sudah jadi.

Saya hanya berpikir, apakah penyediaan berbagai macam tamplate ini membuat orang Terpancing/membantu imajinaasi berkreasi atau justru membunuh kreativitas, tentu kita tidak dapat menjawab hal ini secara pasti, karena akan diselaraskan dengan konteks pemanfaatan tamplatenya.
Jika tamplate ini hanya digunakan sebagai karya grafis yang tidak komersial (perusahaan) atau hanya sekedar untuk bermain dan belajar, maka penerapan tamplate grafis ini tidak akan bermasalah, namun perlu dipikirkan matang-matang untuk menggunakan hasil karya tamplate grafis jika tamplate ini digunakan untuk hal-hal yang berdampak profit (komersil), karena akan merugikan pihak penggunanya manakala ada kesamaan antara satu desain dengan desain lainnya.

Sebelum anda memutuskan untuk memilih dan mengambil template tersebut atau mungkin membuat secara murni ide desain anda paling tidak ada 2 (dua) hal yang anda harus perhatikan terkait tujuan anda membuat desai diantaranya :

1. DESAIN BERBASIS IMAGE
Desainer yang mengembangkan image sebagai dasar desain grafis condong merupakan representasi dari gagasan pribadi desainernya atau client bisnisnya, tentu ada beberapa pertimbangan yang mempengaruhi setiap karya tersebut.
Karya grafis berbentuk Image (gambar) merupakan alat komunikasi yang dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi terutama para penikmatnya. Penikmat grafis biasanya akan bereaksi terhadap gambar yang dibuat secara instinktif berdasar pada kepribadian mereka, akan berpikir asosiastif berdasarkan pengaruh lingkunganya, dan menyesuaikan secara experientatif akibat pengalaman sebelumnya.

Bagi sebagian besar desainer grafis Image akan dibuat dengan berbagai cara dan teknik yang disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi dan media yang digunakan. Di dalam Desain Grafis yang berbasis Image, hal utama yang penting diperhatikan seorang desainer adalah memahami bahwa image-image yang diekspose harus membawa keseluruhan pesan.
Seorang desainer tidak akan membabi buta dengan mengandalkan selera estetisnya secara pribadi belaka dalam menampilkan image tersebut. Bukankah sebuah gambar dapat memunculkan ribuan makna dan maksud? Maka, arah dari maksud tersebut harus dapat tersampaikan dengan image yang dieksekusi oleh desainer.
Dengan landasan tersebut maka pertimbangan menggunakan tamplate dalam desain grafis harus hati-hati, karena masing-masing image yang digunakan akan berbeda untuk setiap tujuan komunikasi yang diinginkan.

2. DESAIN BERBASIS TYPOGRAPHY
Satu hal lainnya selain menggunakan image, seorang desainer menggunakan Typography dalam mewujudkan desainnya. Para desainer bersandar pada teks untuk menyampaikan suatu pesan, tetapi mereka menggunakan kata-kata dengan cara yang berbeda dari tatacara yang biasa dilakukan oleh para penulis, cara penulisan dan pemilihan jenis font ini akan disesuaikan dengan tujuan komunikasi visual yang diinginkan.
Bagi para desainer, mereka melihat visual teks adalah sama pentingnya seperti maksud atau arti dari teks itu sendiri, dengan demikian penggunaan teks dalam tamplate desain grafis sangat nampak terlihat.

Format visual teks, baik tipography yang dicetak atau penulisan buatan tangan, memiliki fungsi yang sama yaitu untuk melaksanakan fungsi komunikasi visual dengan mempertimbangkan tingkat keterbacaan dan kesesuaikan pemilihan karakter font yang terpilih.
Hampir semua desainer sepakat bahwa penggunaan teks sebagai sebuah tampilan visual dengan tanpa mengabaikan fungsi keterbacaan adalah penting.

Saat ini Para desainer sering mengkombinasikan antara tipography dan image untuk mengkomunikasikan satu pesan pada audience. Eksplorasi dengan berbagai kemungkinan kreatif yang dipresentasikan dalam kombinasi tipography (teks dan sebagainya) dan image (fotografi, ilustrasi, dan seni rupa), bertujuan memberi tampilan serta informasi yang lengkap. Sehingga para desainer tidak hanya menciptakan kesesuaian antara ‘letterforms’ dan image belaka tetapi juga untuk menetapkan keseimbangan terbaik diantara keduanya.

Nah, konsep inilah yang perlu dipertimbangkan jika kamu ingin memanfaatkan tamplate desain grafis yang tersedia secara gratis di berbagai media online. Pilihannya hanya dua apakah kamu ingin menghasilkan karya desain grafis yang benar-benar murni atau hanya mengubah sedikit dari tamplate yang tersedia, namun beresiko plagiat.

Semuanya kembali pada diri kita masing-masing, apakah tamplate desain grafis yang tersedia secara gratis itu kita akan gunakan sebagai penumbuh kreativitas atau malah sebaliknya justru membunuh kreativitas desain anda.

Salam Kreatif, tetap berkarya
Baso Marannu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *