Tips Ngerancang COVER BUKU

Sahabat Basmar Academy, kali ini kita akan belajar cara membuat cover buku, mungkin Kamu yang belum biasa ngerancang cover buku yang menarik pembaca dapat membaca beberapa tips dari Tim Basmar Academy, Bagi kamu pembaca sejati yang sudah sering melahap buku yang nangkring di toko buku, sudah tahu mana yang cover buku yang menarik dalam arti sesuai dengan isi buku mana yang dibuat asal-asalan.
Pembuatan cover buku tentu disesuaikan dengan segmen pembacanya, jika buku itu untuk anak-anak tentu berbeda dengan buku yang diperuntukkan bagi orang dewasa, demikian juga buku yang membutuhkan keseriusan membacanya (handbook) akan berbeda dengan novel atau buku unik. Buku Fiksi akan beda cara membuat covernya dengan karya yang non fiksi. Perancang buku akan mendesain sedemikian rupa aga menarik minat membacanya.
Mungkin kamu bertanya, mengapa membuat cover buku harus memenuhi prinsip dan unsur desain cover, kyang jelas segala bentuk ragam, bentuk, ilustrasi dan pemilihan font akan menjadi penentu keberhasilan sebuah desain cover buku dibuat.
MENGAPA PERLU DIDESAIN SECARA BAIK
Alasan simpelnya seorang desainer harus melihat seberapa peluang cover buku ini dibuat, agar pembaca melirik buku yang terpajang di toko buku, kemudian berminat untuk membacanya, dan terakhir tentu diharapkan mereka membelinya.
Kemudian, bagaimana membuat cover buku agar calom pembaca tertarik membacanya, yang utama adalah kamu harus tahu secara jelas unsur fisik dari cover buku, yakni (1) Judul Buku; (2) Nama Pengarang atau Penulis buku; (3) Penerbit; (4) Ilustrasi yang digunakan; (5) deskripsi singkat mengenai isi buku. Kelima hal ini penting untuk diketahui, karena akan memberikan penjelasan awal bagi pembaca ketika melihat awal cover buku.

  1. JUDUL BUKU
    Awal desain cover buku dibuat, maka yang menjadi pusat perhatian adalah judul buku tersebut, tentu karena ini menjadi pusat perhatian, maka harus terlihat dominan, penggunaan jenis font akan menjadi pertimbangan penting. Intinya calon pembaca nggak boleh mencari atau menerka apa judul buku ini, tentu dibuat harus menonjol
  2. NAMA PENGARANG
    Penulisan nama pengarang buku ini perlu diperhatikan secara seksama, Kamu harus membuat secara benar, terutama ejaan nama dan gelar penulis, tentu ukuran fontnya nggak boleh terlalu besar melebihi judul buku tersebut.
  3. PENERBIT
    Penerbit buku adalah perusahaan yang menerbitkan buku. Biasanya ditampilkan pada cover buku bagian belakang, walau ada beberapa desain yang menampilkannya di bagian depan, tetapi tidak dominan bahkan sampai menutupi cover. Logo penerbit yang ditampilkan pada halaman depan, biasanya pada pojok kanan atas, atau di bawah pada bagian tengah (center). Ini bukan sebagai patokan, karena dapat berubah disesuaikan dengan desain cover, jadi penempatan logo dan nama penerbit bisa disesuikan dengan komposisi yang mana enak dilihat.
  4. ILUSTRASI
    Sahabat basmar academy, biasanya yang menjadi tantangan dalam mnedesain adalah bagaimana memilih ilustrasi yang tepat untuk mendukubng judul buku yang dirancang. Mengapa Ilustrasi cover buku harus mewakili isi buku? Desain cover buku anak lebih banyak menggunakan ilustrasi yang penuh dengan warna dan gambar, tentunya disesuaikan dengan isinya, sehingga tanpa membaca deskripsi/ sinopsis, pembaca sudah tahu buku itu tentang apa.
    Demikian juga Desain cover novel atau karya fiksi remaja atau dewasa, biasanya cenderung sederhana, namun tidak menutup kemungkinan penggunaan ilustrasi full kadang digunakan, dengan tetap mempertimbangkan pesan yang ada pada buku tersebut.
    Unsur-unsur dan ragam desain dalam membuat gambar cover, desainer harus dapat melihat lebih dalam tentang desain cover buku, mulai dari warna, jenis huruf, garis, backgorund, dll
  5. DESKRIPSI
    Deskripsi atau beberapap penjelasan yang diinginkan dalam buku yang dirancang, biasanya cover di bagian depan, kadangkala hanya 1 atau 2 baris saja, yang dapat mewakili isi buku, atau hanya berupa caption untuk menarik pembaca, untuk ini kadang penulis memberikan masukan, tentang deskripsi yang hendak diletakkan di bagian depan caover. Sedangkan Deskripsi cover bagian belakang atau sinopsis buku, biasanya lebih panjang dari 5 baris, sehingga dapat memberikan penjelasan lebih rinci dari isi buku.
    Kemudiam ngerancang buku yang sifatnya non Fisik, adalah bagaimana kita mempertimbangkan prinsip desain yang pernah Tim Basmaracademy tulis sebelumnya, yakni:
    (1) Keseimbangan, dimana perancang harus memikirkan antara ukuran buku secara keseluruhan dengan unsur fisik cover buku, misalkan Judul Buku dengan ilustrasi yang digunakan perlu keseimbangan yang baik, demikian juga penempatan nama pengarang dan logo penerbit buku.
    (2) Keserasian, dapat dicapai dengan pengaturan unsur bentuk desain, biasanya titik tekan rancangan pada warna yang digunakan.
    (3) Kesatuan, penempatan judul, ilustrasi dan penulis harus ada kesatuan yang utuh, jangan seolah-olah tidak ada kaitannya, bahkan terkesan jalan sendiri-sendiri.
    (4) Kontras, pencapaian kekontrasan sebuah desain cover buku, dapat kamu raih dengan memberikan penonjolan yang berbeda pada judul atau ilustrasi, tapi ini juga perlu dipertimbangkan secara matang, karena jika kurang tepat, maka kesan dan pesan isi buku kadang kurang tepat.
    (5) Penekanan, Perancang perlu memperhitungkan point of interest dari keseluruhan desain cover buku, tanpa ini biasanya minat pembaca kurang tertarik melirik buku yang mereka lihat, terutama bagi penulis buku yang belum popular di kalangan pembacanya.
    Demikian tips ngerancang cover buku, tentu masing-masing perancang memiliki karakter dan style yang berbeda dalam merancang desain, semoga tips ini bermanfaat.
  6. Salam Kreatif
    @Baso Marannu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *